Cara Membuat Kolam Ikan Mini
Cara Membuat Kolam Ikan Mini – Membuat kolam ikan minimalis pada dasarnya adalah hal yang mudah. Jadi, air kolam harus selalu bersih karena memiliki tingkat keasaman yang tepat. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa ikan koi tetap sehat dan tidak mati. Mengingat luas lahan yang terbatas di taman rumah, pembangunan kolam ikan koi juga harus sesuai dan tepat. Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika membuat kolam koi adalah sebagai berikut.
BACA JUGA : Cara Membuat Air Mancur Kolam Ikan

Jenis Batu Alam untuk Kolam Ikan
Setiap jenis batu alam yang tersedia untuk kolam ikan memiliki karakteristik unik. Apa saja jenis batu yang bisa digunakan untuk membuat kolam ikan? berikut daftarnya :
- Batu Kali
- Batu Lempengan
- Batu Gunung
Cara membuatnya :
1. Tentukan Lokasi Kolam
Setiap rumah memiliki luas area dan tata letak yang berbeda. Karena itu, kamu perlu menentukan lokasi kolam terlebih dahulu sebelum mulai membuatnya.
2. Menentukan Ukuran Kolam
Setelah mengetahui lokasinya, kamu tentu perlu menghitung ukuran kolam yang mungkin dibuat di area tersebut. Terutama, bila lahan rumahmu relatif kecil. Beberapa ukuran yang dapat kamu pertimbangkan ialah 2,5×2 meter atau 1,5×1 meter.
3. Membuat Desain Kolam
Biasanya, desain kolam ikan berbentuk kotak atau bulat. Namun, tentu kamu bisa menyesuaikan bentuk kolam ikan dengan preferensimu. Mungkin kamu menginginkan bentuk kolam yang tak biasa seperti segi enam atau asimetri.
4. Menggali Lubang
Selanjutnya, kamu perlu menggali lubang di tanah. Sebelum memulai proses penggalian, tentukan terlebih dahulu dimensi kolam yang kamu inginkan, misalnya 2,5×2 meter atau 1,5×1 meter. Sementara itu, kedalamannya sebaiknya tidak lebih dari 50 cm.

5. Letakkan Liner
Letakkan liner di atas lubang yang telah kamu buat. Cobalah untuk tidak menarik liner terlalu kuat dan rapikan perlahan-lahan sampai kamu memperoleh bentuk yang diinginkan. Gunakan batu bata atau batu untuk menahan liner agar tetap rapi di sekitar kolam.
6. Isi Lubang dengan Air
Mulailah mengisi kolam dengan air sampai sekitar setengah penuh atau 2 inci dari atas liner. Saat mengisi air, kamu bisa melepas liner secara perlahan-lahan di area mana pun yang diperlukan agar lebih banyak liner mencapai bagian bawah.
7. Perhitungkan Jalur Kabel dan Selang
Jika kamu berencana memiliki fitur pompa atau saluran air, kamu perlu memikirkan penempatannya. Kamu juga perlu memperhitungkan jalur kabel listrik serta selang.
8. Posisikan Batu
Kini, kamu bisa mulai menata batu alam yang akan digunakan dan menjadikannya sebagai bagian dekoratif kolam. Kalau kamu mau kolam terlihat abstrak dan cenderung artistik, kamu bisa menata batu secara tumpang tindih. Sebaliknya, bila kamu lebih menyukai tampilan kolam yang sleek, atur posisi batu agar terlihat rapi.
