Cara Membuat Kolam Bioflok

Cara Membuat Kolam Bulat Bioflok

Cara Membuat Kolam Terpal Bulat Bioflok – Untuk budidaya ikan lele, kolam terpal bulat adalah pilihan yang tepat. Saat ini, banyak tempat yang menjual kolam terpal bundar untuk budidaya ikan lele. Ada banyak keuntungan dan kemudahan yang terkait dengan menggunakan kolam terpal berbentuk bulat. Kualitas ikan lele juga mungkin lebih baik, yang membuatnya sangat menguntungkan bagi mereka yang memiliki bisnis penjualan ikan lele. Selain itu, sangat mudah untuk mempelajari proses pembuatannya.

BACA JUGA : Cara Buat Kolam Terpal Bulat

Cara Membuat Kolam Terpal Bulat Bioflok
Cara Membuat Kolam Terpal Bulat Bioflok
Persiapan Bahan :
  1. Kolam bulat, dapat dari terpal atau terpoly
  2. Besi rangkaian wire-mesh dengan ukuran diameter besi 7mm
  3. Untuk membuat kolam dengan diameter 3 meter kebawah gunakan 1 buah wire-mesh dengan panjang 5,4 meter dan lebar 2,1 meter.
  4. 1 buah knee (bengkokan leter “L”) pipa paralon/pvc ukuran 4 / 5 inch
  5. Kabel ties/tierap/ripet
  6. Atap, dapat berupa terpal atau talang
  7. Las listrik, atau lebih baik sewa tukang las saja.
  8. Semen, kerikil dan pasir untuk membuat fondasi
Untuk langkah-langkah pembuatan kolam bioflok atau kolam bundar ikuti panduan berikut ini
  1. Potong wire-mesh menjadi dua bagian sama panjang dan sama lebar. Yaitu menjadi ukuran 5,4 x 1,05 meter.
  2. Sambung kedua potongan wire-mesh tersebut agar menjadi satu bagian yang lebih panjang menggunakan mesin las
  3. Potong wire-mesh sesuai dengan ukuran kolam yang akan anda buat. Gunakan rumus keliling lingkaran untuk menentukan panjang wire-mesh yang dibutuhkan.
  4. Setelah itu satukan kedua ujung wire-mesh tersebut agar membentuk kerangka bulat kolam bioflok atau kolam bundar.
Cara Membuat Kolam Terpal Bulat Bioflok
Cara Membuat Kolam Terpal Bulat Bioflok
Jika langkas sebelumnya sudah dilakukan, maka langkah selanjutnya yaitu :
  1. Buat fondasi untuk meletakan kerangka kolam yang telah dibuat tadi. Caranya lakukan proses cor dan kerangka langsung di pasang. Sehingga pada saat fondasi mengering, kerangka sudah terpasang pada fondasi
  2. Buat dasar kolam cekung. Hal ini bertujuan agar pembuangan air menjadi lebih mudah.
  3. Tambahkan pembuangan air di tengah dasar kolam. Gunakan sambungan Knee pipa. Usahakan lakukan pengecoran menggunakan semen agar lebih kuat.
  4. Setelah semuanya selesai, pasangkan terpal atap sebagai alas agar terpoly tidak mudah bocor. Gunakan terpal talang agar lebih kuat.
  5. Buat bantalan pada bagian atas kerangka agar terpoly tidak mudah bocor atau sobek
  6. Setelah itu pasang terpoly pada kerangka dan bantalan dari terpal talang yang sudah siap. Ikat dengan kuat.
  7. Pasang pipa pembuangan.
  8. Kolam siap digunakan
Scroll to Top