English EN Indonesian ID

Jenis-Jenis Geotextile Beserta Perbedaannya!

Dipublikasikan oleh Salsabila Yona Praweswary pada

Perkembangan dalam dunia konstruksi semakin pesat. Dari awal mula munculnya, Geotextile  sangat diandalkan untuk setiap proyek konstruksi yang berhubungan dengan perkuatan jalan. Mengapa begitu? Yaps,karena geotextile ini mempunyai beberapa keuntungan yaitu efisien,ekonomis, bentuknya yang ringan dan mengikuti bentuk tanah.

Geotextile juga mempunyai beberapa jenis lho. Diantaranya ada yang mempunyai keunggulan lebih. Berikut ini adalah jenis-jenis dari geotextile :

Gambar Geotextile Continous Filament

 

Jenis Geotextile

Geotextile Non Woven

Geotextile Non Woven adalah salah satu jenis geotextile yang berbentuk lembaran dan tak beranyam (non woven) yang dibuat dari serat-serat polymer yang berbahan dasar polypropylene/polyester. Geotextile jenis ini umum di gunakan dan banyak sekali pengunaannya seperti sparasi filtrasi dan proteksi dan dapat di gunakan sebagai bahan dasar geobag. Dan seperti umumnya,geotextile ini juga digunakan untuk proyek perkuatan jalan.

Geotextile Non Woven

 

Geotextile Woven

Geotextile Woven merupakan salah satu dari macam dari jenis geosynthetics yang dibuat dari bahan dasar serat sintetis yang di tenun (sliim film). Geotextile jenis ini berbentuk mirip dengan karung plastik. tetapi fungsi dan bahannya berbeda. Geotextile jenis ini di gunakan biasanya sebagai perkuatan yang memerlukan tensile strength yang cukup tinggi.

Geotextile Woven dapat digunakan pada :

Perkuatan dasar timbunan, Konstruksi jalur rel kereta api, Konstruksi jalan atau longsoran, Breakwater dan Jetty, Slope Reinforcement, Bendungan, Area parkir, Reverment serta Rip-Rap Pantai, Kontruksi bronjong, Pada pengembangan lahan untuk hunian atau pun industry dan lain sebagainya.

Gambar Geotextile Woven

 

Geotextile Woven Multifilament Yarn

Geotextile  Woven Multifilament Yarnadalah geotextile yang di anyam dengan pola Uniaxial dan Biaxial. Geotextile ini di gunakan khusus untuk perkuatan lebih terutama jika akan mengunakan material yang mengharuskan tenacity (ketahanan) tinggi dan memiliki daya serap air yang cukup tinggi. Geotextile ini memiliki keuntungan lho, yaitu memiliki kekuatan yang sangat tinggi maksimum bisa sampai 200kn / m, resistance korosi permeasi (perlawanan kerusakan permeasi) air mudah disimpan dan diangkut, dan daya tahan yang sangat kuat . Terbagi menjadi 2 jenis yaitu biaxial dan uniaxial .

Geotextile Woven Multifilament Yarn

 

Geotextile Non Woven Continous Filament

Geotextile Non Woven Continuos Filamentadalah salah satu dari jenis geotextile yang dibuat dengan spesifikasi khusus untuk keperluan yang mengunakan material dengan kekuatan dan ketahanan yang extra lebih dari standar bahan. Berbeda dengan geotextile non woven standar geotextile non woven continuos filament ini memiliki uraian serat yang panjang dan berpengaruh terhadap kekuatan dari material itu sendiri . Fungsi dan bahan yang sangat berbeda ini di gunakan biasanya sebagai perkuatan yang memerlukan tensile strength (kekuatan tarik) yang cukup tinggi.

Gambar Geotextile Non Woven Continous

 

Sayangnya geotextile ini mempunyai kekurangan yaitu bahan ini kurang cocok untuk keadaan tanah yang lunak/berlumpur. 

 

Sumber :

  • maxprokurnia.co.id/product/geotextile-nonwoven-continuos-filament/
    maxprokurnia.co.id/product/geotextile-woven/
    maxprokurnia.co.id/product/geotextile-non-woven/
    maxprokurnia.co.id/product/geotextile-woven-multifilament-yarn/

Please rate this


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *