English EN Indonesian ID

Solusi untuk Penghijauan Lahan Bekas Tambang!

Dipublikasikan oleh Salsabila Yona Praweswary pada

jitunews.com

Gambar Lahan Bekas Tambang

Lahan bekas pertambangan sering sekali menjadi terbengkalai akibat tidak bisa digunakan kembali. Tanah yang menjadi gersang,kering,dan tidak subur menjadi masalah utama sulitnya penanaman kembali pada area pertambangan. Nah,disini kita akan membahas solusi untuk mengatasi hal tersebut!

Banyak yang menggunakan bahan alami untuk penanaman kembali di area yang gersang. Salah satu dari rekomendasi bahan nya adalah Cocomesh/Coconet.

Tentang Cocomesh

Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa) ini terbuat dari bahan yang alami yaitu sabut kelapa. Bahan ini sangat ramah lingkungan dalam membantu proses reklamasi suatu tambang, pantai, atau hutan yang sifatnya biodegradable dan kuat. Membantu mempermudah tumbuhnya tanaman baru pada bidang Cocomesh yang diletakkan di tanah bekas tambang.

Pemanfaatan Cocomesh telah terbukti mampu menghijaukan areal bekas tambang, atau hutan gundul. Banyak perusahan konsultan penghijauan bekas tambang mulai beralih kepada material yang alami. Sifat material cocomesh yang terbuat dari sabut kelapa, yaitu mampu menyimpan air dalam waktu cukup lama, menyebabkan permukaan tanah yang ditutup oleh material ini terjaga kelembababannya. Hal ini mampu mempengaruhi struktur tanah agar mudah ditanami dengan bibit tananam atau biji, selain itu juga cocomesh sebagai pengganti tanah pada saat penanaman biji atau bibit tanaman tersebut. 

Kelebihan Cocomesh

Kelebihan dari material cocomesh ini adalah tahan lama, menurut sumber ini mampu bertahan sekitar 4 tahun atau lebih, sehingga material dapat tumbuh selama masa pertumbuhan vegetasi baru. Pemakaian material cocomesh sangat cocok untuk lahan miring atau berbatu, melihat dari sifat elastisitas material ini.

 

Sudah sangat banyak konsultan yang merekomendasikan penggunaan bahan ini untuk penanaman kembali pada hutan gundul/lahan bekas tambang.

 

Sumber ;

  • maxprokurnia.co.id/product/coconet-cocomesh/

Please rate this


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *