English EN Indonesian ID

Geogrid dan Geotextile. Mana Yang Memiliki Kekuatan Tarik Lebih Baik?

Dipublikasikan oleh Salsabila Yona Praweswary pada

Geogrid dan Geotextile sama-sama merupakan jenis dari Geosynthetic. Keduanya sering diandalkan untuk proyek penguatan/proteksi tanah. Banyak yang membandingkan keunggulan dalam kekuatan tarik diantara kedua produk ini. Tidak hanya dari segi keunggulan,dari segi kekurangannya. 

 

Gambar Geogrid Biaxial

 

Perbandingan Geotextile dan Geogrid

Geotextile jika dibandingkan dengan Geogrid jauh lebih ekonomis. Berikut merupakan perbandingan-perbandingan antara Geotextile dan Geogrid. Geogrid merupakan pengembangan dari Geotextile lho. Geogrid dibuat dan dikembangkan untuk menutupi kekurangan Geotextile dari segi masalah kekakuan bahan dan mekanisme perkuatan.

 

Gambar Geotextile Woven

 

Nah dari mekanisme perkuatannya. Geogrid menggunakan system interlocking (mengunci agregat). Ini bekerja seperti halnya tulangan pada system perkerasan rigid yaitu berfungsi memperkaku material di atasnya, sedangkan Geotextile mengandalkan tensile strength (kekuatan tarik) mekanismenya yaitu membrane effect yang mengandalkan tensile strength sehingga masih terjadi lendutan yang akan mengakibatkan penurunan setempat.

 

Geogrid lebih cocok untuk perkuatan tanah berlumpur / lunak karena materialnya lebih keras dan kaku. Sedangkan Geotextile lebih cenderung baik di tanah normal.

Itulah perbandingan yang dimiliki oleh Geotextile dan Geogrid. Keduanya sangat bagus jika digunakan sesuai dengan fungsi dan kemampuannya masing-masing.

Please rate this


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *