Cara Membuat Kolam Bundar Beton

Cara Membuat Kolam Bundar Beton

Cara Membuat Kolam Bundar Beton – Saat ini, masyarakat sangat menghargai keberadaan ikan lele. Banyak orang suka ikan berpatil. Ini dapat menjadi alternatif yang bagus untuk daging karena mengandung banyak gizi, terutama protein. Masyarakat dan pasar benar-benar membutuhkan ikan lele. Oleh karena itu, banyak orang yang tertarik untuk memulai usaha budidaya ikan lele. Peternak dipilih karena permintaan pasar yang tinggi dan kemudahan perawatan dan pemeliharaan. Karena mereka tahan terhadap penyakit dan memiliki masa panen yang cepat, ikan lele memiliki daya tahan hidup atau kelangsungan hidup yang baik.

ARTIKEL LAINNYA : Cara Membuat Filter Air Kolam Ikan Nila

Cara Membuat Kolam Bundar Beton
Cara Membuat Kolam Bundar Beton
A. Pembuatan Kolam Tembok / Beton

Kolam tembok adalah kolam permanen yang dibangun dengan bahan utama semen dan pasir. Banyak para peternak ikan lele yang memilih menggunakan kolam tembok karena lebih tahan bocor dan awet dari pada kolam terpal ataupun kolam tanah.

  1. Persiapan Pembuatan Kolam
  2. Pengeringan Kolam
  3. Pemupukan Kolam
  4. Pengisian Air

B. Pemilihan Bibit

Hal yang penting dalam beternak ikan lele selain persiapan kolam adalah mengenai bibit yang akan dibesarkan. Untuk menghasilkan hasil panen lele yang baik maka bibit yang dipilih harus baik juga. Ciri-ciri bibit yang baik adalah gerakannya lincah, tidak ada cacat pada tubuhnya, kulitnya mengkilap tidak ada bercak, serta ukurannya seragam.

C. Penebaran Bibit

Setelah anda memastikan bahwa bibit yang anda pilih berkualitas baik, maka tugas anda selanjutnya adalah memasukkan bibit tersebut ke dalam kolam. Ada satu hal yang harus anda perhatikan saat akan memasukkan bibit lele ke dalam kolam. Yaitu jangan sampai anda langsung memasukkan semua bibit ke dalam kolam, karena lele perlu beradaptasi terlebih dahulu.

Cara Membuat Kolam Bundar Beton
Cara Membuat Kolam Bundar Beton
D. Pemberian Pakan

Ikan lele termasuk ke dalam golongan karnivora. Pakan ikan lele juga termasuk mudah. Anda harus memberikan pakan yang mengandung protein tinggi, mineral, vitamin, dan gizi lainnya. Saat lele masih dalam bentuk bibit, anda bisa memberikan pakan berupa pelet yang dalam bentuk scrumble atau butiran. Pakan alami juga sudah tersedia di dalam kolam, seperti plankton-plankton dan cacing kecil.

E. Pemeliharaan

Agar lele peliharaan anda tetap dalam kondisi sehat dan baik, selain manajemen pakan anda juga harus memperhatikan tentang manajemen pengelolaan air. Rutinlah dalam menguras kolam, jangan sampai ada endapan pakan di dasar kolam

F. Panen

Setelah melewati masa pemeliharaan selama 2,5 sampai 3 bulan, maka lele telah siap dipanen. Dua minggu sebelum masa panen tiba, frekuensi atau jumlah pakan yang diberikan agak sedikit dikurangi. Gunakanlah alat pelindung tangan berupa sarung tangan untuk melindungi tangan anda dari patil lele.