Cara Membuat Kolam Dengan Tanah

Cara Membuat Kolam Dengan Tanah

Cara Membuat Kolam Dengan Tanah – Banyak kolam tanah ditemukan di pusat kota dan pekarangan rumah. Kolam tanah air tenang cocok untuk lingkungan dengan sumber air terbatas. Keunggulan kolam tanah dibandingkan dengan akuarium, kolam tembok, atau kolam terpal adalah kekayaan hayatinya. Karena tanah di dasar kolam mengandung berbagai organisme yang membantu ikan hidup. Selain itu, organisme ini dapat digunakan sebagai pakan alami untuk ikan.

ARTIKEL LAINNYA : Cara Membuat Air Kolam Tetap Jernih

Cara Membuat Kolam Dengan Tanah
Cara Membuat Kolam Dengan Tanah

Keuntungan menggunakan kolam tanah : 

  1. Pembuatan kolam tanah biasanya lebih murah dari pada jenis kolam lainnya karena tanah merupakan tempat tumbuhnya berbagai mikroorganisme yang dapat memberikan pakan tambahan kepada ikan.
  2. Kolam tanah mudah dialih fungsikan menjadi rumah karena dapat secara alami melakukan proses pemisahan sisa pakan dan metabolisme.

Kekurangan menggunakan kolam tanah :

Karena tanggul kolam tanah rawan, kolam tanah rentan bocor. Selain itu, debit air dalam kolam terkadang sulit dikontrol. Ikan dan hewan predator lainnya yang masuk ke dalam kolam juga sulit diidentifikasi.

Berikut untuk cara membuatnya : 
  1. Gali tanah yang akan digunakan untuk kolam sampai kedalaman tertentu; tanah biasanya tanah liat, yang mencegah air bocor.
  2. Buat pematang di samping kolam dari hasil galian tersebut dengan tinggi dan lebar yang disesuaikan; Anda juga bisa menggunakan pematang dari semen atau batu.
  3. Pasang instalasi pipa untuk memastikan bahwa air tidak bocor.
  4. Cangkul tanah di bagian dasar agar menjadi gembur dan mengeluarkan mikroorganisme yang terjebak di dalamnya, ratakan kembali tanah. agar setelah air masuk ke dalam tanah, dasar tanah akan menjadi halus dan air tidak akan merembes keluar, seperti yang terjadi di sawah.
Cara Membuat Kolam Dengan Tanah
Cara Membuat Kolam Dengan Tanah
  1. Lakukan pengapuran dengan kapur pertanian atau dolomit jika PH air terlalu tinggi. PH yang baik untuk pertumbuhan ikan adalah 7-8 ph. Campurkan kapur dan bajak secara merata hingga kedalaman sepuluh sentimeter, lalu diamkan selama 2-3 hari setelah pengapuran.
  2. Lalu beri pupuk pada dasar kolam, jika diperlukan, dengan menggunakan pupuk kandang, pupuk organik, atau pupuk kimia. Taburkan sampai rata di dasar kolam. Setelah itu, biarkan selama satu hingga dua minggu agar pupuk “matang” dan mengering sepenuhnya. Pupuk ini membantu kolam menjadi subur oleh mikroorganisme dan pakan hidup alami.
  3. Setelah itu, penggenangan air kolam dimulai. Penggenangan air ini dilakukan secara bertahap. Pertama, beri air setinggi sepuluh sentimeter hingga lima belas sentimeter dan biarkan selama dua hingga tiga hari. Ini dilakukan agar pupuk hancur dan terurai, dan agar air terkena sinar matahari sehingga menjadi kehijauan, yang menandakan bahwa banyak plankton dan ganggang yang hidup di dalamnya mulai berkembang.
  4. Setelah itu, tambahkan air sampai ketinggian 60-80 cm. Tinggalkan kolam selama 2-3 hari dan benih ikan sudah siap.