Cara Membuat Kolam Fiber

Cara Membuat Kolam Fiber

Cara Membuat Kolam Fiber – Dengan kemajuan teknologi, Anda sekarang dapat mengetahui harga barang apa pun yang Anda inginkan. Salah satunya adalah harga pembuatan kolam renang fiber. Memang, banyak orang sekarang ingin memiliki kolam renang di dalam rumah mereka. Kolam renang minimalis saja mungkin tidak terlalu besar, tetapi mereka tetap terlihat mewah dan indah. Fiberglass adalah bahan yang ideal untuk kolam karena ketahanan tingginya. Kelebihan utamanya adalah kekuatan. Material ini sangat kuat dan tahan korosi. Karena itu, harga kolam fiber cukup mahal. Jika Anda mengutamakan kualitas, Anda harus membeli wadah yang terbuat dari fiber.

ARTIKEL LAINNYA : Cara Membuat Hidroponik Dengan Kolam Ikan

Cara Membuat Kolam Fiber
Cara Membuat Kolam Fiber
Kelebihan Kolam Renang Fiberglass :

1. Pemasangan Cepat
2. Kolam Renang Fiberglass Kokoh
3. Desain Modern
4. Tidak Perlu Menggunakan Bahan Kimia
5. Mudah Dirawat
6. Lebih Aman

Bahan utama :

  1. CS matt,
  2. Woven roving,
  3. Resin dan catalys,
  4. Cetakan / molding untuk membentuk kolam fiber tersebut menjadi kotak atau bulatresin,
  5. Pewarna.

Kemudian anda perlu mengoleskan lapisan pertama pada cetakan, dilanjutkan dengan serat fiber, baru lapisan-lapisan berikutnya. Semakin tebal bak, semakin kuat pula untuk menampung air. Ketebalan bak bisa disesuaikan dengan daya tampung atau volume. Untuk bak yang punya daya tampung besar, ketebalannya juga harus ditingkatkan untuk mencegah kebocoran.

Cara Membuat Kolam
Cara Membuat Kolam

Proses Pencampuran

Prinsip pembuatannya hampir sama, baik untuk tong sampah, bak, dan yang lainnya. Serat fiber perlu ditumpuk beberapa kali agar hasilnya benar-benar kuat. Terkadang bak memerlukan 3-4 kali pelapisan untuk mendapatkan struktur yang kokoh. Mencampur bahan utama adalah yang paling penting.

Dalam hal ini, komponen utama dari pembuatan kolam fiber adalah resin dan katalis. Yang lainnya juga bisa ditambahkan sesuai dengan kebutuhan. Talk misalnya, berfungsi sebagai campuran tambahan agar adonannya jadi lebih banyak. Campuran sebaiknya tidak terlalu kental. Selain sulit mengoles, campuran yang terlalu kental juga membuat bahan baku cepat habis atau boros. Biasanya campuran resin dan katalis memakai perbandingan 1:10 dimana resin selalu lebih banyak.