GEOMEMBRANE

Pengertian Geomembrane

Geomembrane, merupakan material yang mempunyai bentuk lembaran yang dibuat dari bahan High Density Poliethylene (HDPE) dan merupakan salah satu dari jenis geosynthetics. Geomembrane memiliki tingkat impermeabilitas (kedap air) yang amat tinggi dan amat homogeny yang mempunyai fungsi sebagai lapisan kedap air (impermeable liner) dan juga mampu bertahan dari sinar Ultra Violet dan bahan-bahan kimia berbahaya, membuat impermeable liner yang baik agar terhindar dari pencamaran air tanah dari limbah yang ditampung pada kolam yang terkadang tak hanya air kotor namun juga mengandung limbah yang berbahaya.

Sumber : https://maxprokurnia.co.id/product/geomembrane/

Jenis-jenis Geomembrane

Ada beberapa jenis Geomembrane, diantaranya yaitu :

1. Linear Low Density Polyethylene (LLDPE)

Geomembran jenis ini dibuat dengan proses kopolimerisasi etilena dengan tekanan dan suhu yang rendah. Geomembran LLDPE ini lebih cenderung sangat fleksibel dan mudah dibentangkan, namun lapisannya sedikit lebih tipis dari geomembrane jenis lain.

2. High-Density Polyethylene (HDPE)

Geomembrane jenis ini merupakan geomembrane yang biasa digunakan untuk alas tambak. HDPE memungkinkan geomembrane sangat tahan terhadap korosi dan dapat diaplikasikan pada jenis air apapun, termasuk limbah pabrik.

Salah satu geomembrane HDPE yang paling banyak dan paling baik digunakan untuk usaha pertambakan ialah Geomembrane HDPE merk ROSTEK yang memiliki ketahanan hingga 10 tahun.

3. Fleksibel Polipropilena (FPP)

Geomembran FPP ini memiliki harga dan kualitas yang lebih baik dibandingkan HDPE, namun geomembrane jenis ini tidak cocok digunakan pada tambak. Terbuat dari bahan resin yang dipolimerisasi dengan karet etilen propilena dan polipropilena. Penggunaan geomembrane FPP biasanya pada industri yang lebih besar, seperti pabrik dan sebagainya.

4. Ethyl Vinyl Acetate (EVA)

Geomembrane EVA memiliki kualitas yang tiga kali lebih baik dan fleksibel dari geomembrane LLDPE. Kelebihannya adalah dapat menahan suhu baik tinggi maupun rendah serta radiasi sinar ultraviolet. Pembuatan geomembran EVA menggunakan bahan kopolimer etilen dan vinil asetat yang membuatnya sedikit bau.

Sumber : https://www.isw.co.id/single-post/2018/02/12/Jenis-Jenis-Geomembrane

 

 

 

 

Baca juga : Semua Pembahasan Tentang Geosynthetics! Apa Perbedaan Geogrid Biaxial, Uniaxial, Dan Triaxial? Jenis-Jenis Geotextile Beserta Perbedaannya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Geomembrane


Halaman Telah di perbarui dan di alihkan otomatis 

Geomembrane

Geomembrane, merupakan material yang mempunyai bentuk lembaran yang dibuat dari bahan High Density Poliethylene (HDPE) dan merupakan salah satu dari jenis geosynthetics. Geomembrane memiliki tingkat impermeabilitas (kedap air) yang amat tinggi dan amat homogeny yang memiliki fungsi sebagai lapisan kedap air (impermeable liner) dan juga mampu bertahan akan sinar Ultra Violet dan bahan-bahan kimia berbahaya, membuat impermeable liner yang baik agar terhindar dari pencamaran air tanah dari limbah yang ditampung pada kolam yang terkadang tak hanya air kotor namun juga mengandung limbah yang berbahaya.[/vc_column_text][vc_column_text]Geomembrane memiliki kelebihan seperti ketahanannya akan ultraviolet & bahan-bahan kimia yang berbahaya, memiliki tingkat impermeabilitas yang amat tinggi & quality control yang homogen, sangat efektif serta ekonomin, mempunyai elongasi yg besar, struktur yang flexible yang mampu mengurangi kemungkinan terjadinya differential settlement, pengerjaan konstruksi yang cepat dan mudah, penginstalan bisa dibentuk sesuai ukuran dan bentuk kolam.

Geomembrane dapat diaplikasikan pada waduk buatan, saluran atau kanal, kolam penampungan air bersih, Waste Water Treatment (pengolahan air limbah), pelapisan dasar Tempat Pembuangan Akhir (TPA), reservoir, coal ash disposal, mud pit, Sanitary Landfill serta capping, Kolam hias lapangan golf, pond lining dan lain sebagainya.[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Spesifikasi” tab_id=”1535448675553-00c7a3ac-3b1f”][vc_column_text]

Ketebalan (micron)Ukuran (m) /roll
0.52.5X100
0.752.5X100
1.02.5X50
1.52.5X50
2.02.5X50
2.52.5X50
3.02.5X50

[/vc_column_text][/vc_tta_section][vc_tta_section title=”Aplikasi” tab_id=”1535449024473-4a60347d-aebc”][vc_column_text]Plastik Cor dapat digunakan pada :

  • Proyek Embung / Tandon
  • Proyek Roof ( Sebagai Pelapis Talang )
  • Proyek Kolam Buatan & Bendungan
  • Proyek Tambak
  • Kolam / Bak Penampungan dan Sejenisnya
  • Proyek Limbah TPA
  • Proyek Biogas

[/vc_column_text][/vc_tta_section][/vc_tta_tour][/vc_column][vc_column width=”1/3″][vc_single_image image=”440″ img_size=”large”][vc_single_image image=”441″ img_size=”large”][vc_single_image image=”443″ img_size=”large”][/vc_column][/vc_row]