English EN Indonesian ID

Fungsi Geosintetik atau Geotekstil

Dipublikasikan oleh Ajeng putri pada

Dibawah ini adalah beberapa fungsi dari Geosintetik atau Geotextil :

 

1. Sepataror / Pemisah

Fungsi Geotekstil sebagai separasi yaitu sebagai pemisah antara dua jenis lapisan tanah yang berbeda granulasinya, atau dua jenis lapisan dari material yang berbeda yang harus dipisahkan, tanpa mencegah sirkulasi air.

2. Stabilisasi

Fungsi ini yaitu dalam rangka menyebarkan beban pada tanah lunak agar lebih merata, sehingga tanah tsb dapat menopang dengan baik konstruksi yang akan dibangun di atasnya.

3. Perkuatan 

Perkuatan berfungsi sebagai pengikat pada konstruksi dinding penahan tanah, seperti pada bahu jalan dan lereng-lereng. Beberapa tempat memiliki sifat tanah yang tidak kuat menahan erosi. Fungsi ini banyak diaplikasikan seperti ketika pembuatan jalan yang harus memotong sebuah tebing atau tanah disamping jalan tersebut.

4. Filtrasi / Penyaringan

Filtrasi berfungsi untuk mencegah migrasi partikel-partikel dari tanah atau lumpur bersama aliran air. Dapat diibaratkan seperti karung yang besar, kemudian diisi oleh material partikel seperti lumpur atau pasir. Beberapa digunakan untuk mengurangi abrasi pantai atau sungai atau bendungan.
Aplikasi penggunaan seperti Groin, Revetment, Breakwater, Pipa Drainase, Reklamasi, Pengerukan, dll.

5. Lapis Kedap

Jika fungsi filtrasi adalah hanya mencegah sifat cairan dapat dialirkan, maka fungsi Lapis Kedap ini justru keduanya. Yaitu untuk mencegah merembesnya cairan atau material yang tidak diinginkan ke dalam tanah. Tujuannya agar tanah tidak mengalami kontaminasi

6. Drainase

Berfungsi untuk mengalirkan air dari tanah secara vertikal maupun horizontal. Pada drainase vertikal, tujuannya adalah untuk mengalirkan air yang ada di lapisan tanah dasar, ke permukaan agar terjadi efek konsolidasi. Sedangkan drainase horizontal adalah untuk mengalirkan air di permukaan tanah ke saluran pembuangan akhir.

7. Proteksi

Pada pemasangan Lapis Kedap, biasanya dibutuhkan proteksi atau pencegah agar pelapis kedap tidak sobek oleh ketajaman material di bawahnya. Maka dari itu dibutuhkan lapisan proteksi.

Beberapa aplikasi penggunaan seperti pembuatan Kolam limbah atau non limbah, Danau Buatan, Tempat Pembuangan Sampah, Tailing dan Fy Ash, Stockpile batu bara, dan pembuatan terowongan, dll.

8. Pembungkus

Material Tenun (Woven) dan bukan tenun(Non Woven) Geotextile dapat digunakan sebagai pembungkus pasir atau mortar dan membentuk sebuah bantalan Geotextile. Konstruksi bahan seperti ini cocok sekali pada daerah yang lokasinya berjauhan dengan quarry batu dan berdekatan dengan sumber pasir.

9. Penahan Erosi

Beberapa sifat tanah memiliki partikel yang mudah sekali terbawa oleh air. Terlebih ketika curah hujan pada daerah tesebut sangat tinggi. Sehingga fungsi Penahan Erosi ini adalah untuk melindungi permukaan tanah dari erosi akibat hujan atau aliran air pada permukaan. Bagian permukaan tanah yang telah dilapisi geotekstil dan telah terlindung dapat ditanami tumbuhan seperti rumput, bunga, berbagai jenis

pohon, dll

10. Perkuatan Aspal

Beberapa kontruksi seperti landasan pesawat terbang, jalan raya memerlukan ketahanan beban atas yang sangat tinggi akibat penggunaan. Fungsi Perkuatan Aspal adalah untuk mencegah retak pada lapisan aspal akibat beban lalu lintas.

 

 

Sumber : http://weavingandsilk.blogspot.com/2015/06/beberapa-fungsi-geotekstil-atau.html

Jual Geotextile

Baca juga : Cegah Erosi Dengan Cocomesh (Jaring Sabut Kelapa) Longsor dan Geotekstil Definisi Geosintetik

Please rate this


Ajeng putri

Writing Is My Passion And Words Are My Escape

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *