Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar

Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar

Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar – Anda adalah penggemar ikan hias, terutama ikan koi? Jika Anda penggemar ikan koi, membuat kolam untuk ikan-ikan kesayangan Anda pasti tidak akan menjadi masalah lagi. Apakah Anda tahu bahwa kolam koi dapat meningkatkan desain rumah Anda? Rumah dengan kolam koi akan tampil lebih cantik dan asri, terutama jika dilengkapi dengan model air mancur atau tanaman hijau di dindingnya untuk menarik mata untuk melihat kolam koi di halaman rumahmu. Karena itu, beberapa orang lebih suka membuat kolam koi daripada akuarium.

BACA JUGA : Cara Bikin Kolam Ikan

Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar
Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar

Alat dan Bahan yang di butuhkan 
Sebelum memulai, ada baiknya mempersiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Berikut ini adalah alat dan bahan yang diperlukan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Alat dan bahan:

  1. cangkul dan sekop
  2. meteran
  3. cetok
  4. waterpass
  5. EPDM (liner elastis)
  6. flexycoat waterponding
  7. batu bata
  8. semen
  9. pasir dan batu
  10. aerator dan filter
  11. bebatuan
  12. perlengkapan lain sesuai kebutuhan
Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar
Cara Membuat Kolam Koi Yang Benar
Cara Membuat Kolam Ikan Koi : 
  1. Tentukan Konsep dan Desain Kolam Ikan Koi
    Pertama menentukan desain. Anda dapat memilih desain kolam ikan persegi, lingkaran, atau oval. Untuk menghindari luka gesekan, buatlah kolam ikan koi kecil dengan sudut siku.
  2. Ukur Area Kolam Ikan dan Lakukan Penggalian
    Dengan alat yang tersedia, ukur area kolam ikan dan lakukan penggalian. Anda harus membuat garis yang cocok dengan desain. Mulailah dengan menggali, memperhatikan seberapa dalamnya. Koi biasanya memiliki kedalaman kurang dari 30 cm atau 1 meter.
  3. Berikan Lapisan untuk Dasar Kolam
    Setelah penggalian selesai, Anda dapat mulai memasang batu bata di sisi kolam dan menunggu sampai kering. Selain itu, seperti yang disarankan oleh Fishlab, lapisi dasar kolam dengan pelapis EPDM atau karet liner.
  4. Buat Bebatuan dan Air Terjun
    Setelah pondasi kolam sudah dilapisi karet atau flexycoat, langkah selanjutnya adalah memasang bebatuan dan air terjun. Ini sangat penting karena mereka bukan hanya untuk menghiasi kolam. Air terjun buatan dapat membuat ikan koi tetap hidup.
  5. Pasang Aerator, Skimmer, dan Filter Air
    Ini sangat penting, karena harus ada setidaknya tiga puluh persen volume kolam untuk filter. Untuk kedalaman kolam hingga satu meter, Anda dapat menggunakan aerator berdaya 20–40 watt, dan skimmer harus ditempatkan di luar.
    Terakhir
    Pastikan semuanya aman sebelum mengisi kolam ikan. Terutama jika Anda membangun kolam dengan campuran kimia, seperti semen dan bau kimia lainnya.
  6. Masukkan Air Ideal Anda
    pH 7 adalah nilai terbaik untuk kolam ikan koi. Perlu diingat bahwa pH yang lebih tinggi menimbulkan risiko bagi ikan koi, jadi nilai pH air harus tetap stabil di bawah nilai ideal untuk menjaga kesehatan dan pertumbuhan koi.
  7. Memasukkan Ikan Koi
    Nah, ini adalah langkah terakhir. Tunggu beberapa hari sebelum memasukkan ikan koi.
Scroll to Top